Malam ini, Serie A menghadirkan laga menarik: Torino menjamu AC Milan dalam lanjutan pekan ke‑14 musim 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Olimpico Grande Torino, kick‑off diperkirakan pukul 02.45 WIB.
Kondisi kedua tim cukup kontras. Torino sedang dalam tren buruk gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir, dan performa kandang musim ini juga cukup mengecewakan. Sementara Milan, meskipun sempat tersingkir dari Coppa Italia, bisa fokus penuh ke Serie A. Mereka datang ke Turin dengan modal konsistensi: belum terkalahkan dalam 12 laga liga terakhir, dengan sejumlah clean sheet yang memperlihatkan kekompakan lini belakang.
Situasi ini membuat laga malam ini terasa “derby strategi” dua pelatih besar dengan ide berbeda, dan dua tim dengan beban serta ambisi berbeda pula.
Prediksi Susunan Pemain & Formasi
Torino
-
Formasi: 3-5-2
-
Prediksi susunan inti:
-
Kiper: Israel
-
Bek: Tameze, Maripan, Coco
-
Gelandang sayap + tengah: Pedersen, Casadei, Asllani, Vlasic, Lazaro
-
Penyerang: Ngongr, Adams (menggantikan cedera Giovanni Simeone)
-
-
Kondisi tim: Absennya Simeone menjadi kerugian besar untuk Torino. Alternatif serangan menjadi terbatas, terutama mengandalkan kerjasama sayap–tengah–penyerang untuk menciptakan ancaman.
Baca Juga:
Intip Derby Serie A & Duel Sengit Eropa yang Wajib Disimak Malam Ini
AC Milan
-
Formasi: 3-5-2 juga diprediksi digunakan Milan malam ini.
-
Prediksi susunan inti:
-
Kiper: Maignan
-
Bek: Tomori, Gabbia, Pavlovic
-
Gelandang sayap + tengah: Saelemaekers, Ricci, Modric, Rabiot, Bartesaghi
-
Penyerang: Pulisic, Leao
-
-
Catatan tim: Milan memang sempat punya masalah cedera pada beberapa pemain Fofana, Gimenez, dan Athekame kemungkinan absen tapi kembalinya pemain kreatif seperti Modric dan Pulisic memberi harapan bahwa lini tengah dan serangan tetap kuat.
Duel Taktik: Strategi Dua Pelatih
Torino: “Tekan, berharap serangan balik”
Dengan kondisi skuad yang pincang, pelatih Torino kemungkinan akan menggunakan skema pragmatis: 3-5-2 dengan fokus pada kompaknya lini tengah dan bek, serta berharap serangan balik cepat dari sayap dan dua penyerang. Ketiadaan Simeone memaksa mereka untuk lebih mengandalkan kreativitas gelandang dan kecepatan sayap.
Strategi ini cocok jika Milan terlalu nyaman menguasai bola Torino bisa memanfaatkan ruang di belakang bek sayap musuh. Tapi kelemahan mereka terlihat dari produktivitas gol, dan tekanan dari publik sendiri bisa jadi beban tambahan.
Milan: “Dominasi, sabar, eksekusi detik akhir”
Milan kemungkinan akan mengusung penguasaan bola, pressing di lini tengah, serta mengandalkan kombinasi kreatif Modric–Rabiot–Ricci untuk membuka ruang. Dengan skema 3-5-2, mereka bisa menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang.
Sentuhan akhir dipercayakan pada Leao dan Pulisic keduanya punya kecepatan dan insting gol. Modul seperti ini bisa efektif menghadapi pertahanan Torino yang – walau padat – mudah goyah jika dikuasai mulai dari tengah.
Karena Milan punya clean sheet sebagai modal, mereka bisa bermain dengan tenang: sabar menjaga bola, menunggu momen, lalu mengeksploitasi ruang yang ditinggalkan lawan.
Faktor X & Pemain Kunci
-
Rafael Leao (Milan) : sebagai penyerang tengah alternatif, Leao bisa jadi momok bagi pertahanan Torino, terutama di momen transisi.
-
Christian Pulisic (Milan) : kecepatan dan daya finish‑nya membuatnya berbahaya di serangan balik maupun counter; kalau tampil, ini bisa jadi penentu.
-
Kristjan Asllani / Cesare Casadei (Torino) : sebagai gelandang tengah, mereka harus tampil maksimal dalam hal pressing, recover bola, serta distribusi ke sayap/striker supaya strategi serangan balik Torino bisa berjalan.
-
Mental & tekanan kandang : Torino bermain di kandang sendiri dan butuh hasil agar bangkit. Tapi tekanan fans bisa jadi pedang bermata dua, terutama jika Milan berhasil mendominasi sejak awal.
Prediksi Skor & Implikasi
Banyak analisis prapertandingan memfavoritkan Milan malam ini mengingat tren positif, kedalaman skuad, dan keunggulan kualitas pemain.
Prediksi skor yang paling sering muncul: Torino 1‑2 AC Milan.
Jika Milan menang, itu makin mempertebal ambisi mereka mengejar scudetto terutama bila rival mereka terpeleset. Tapi jika Torino bisa mengejutkan dan memanfaatkan momentum kandang, ini bisa jadi titik balik moral bagi La Toro musim ini.